Tips Mengendarai Mobil dalam Kondisi Cuaca Berkabut - Dunia Laki

Tips Mengendarai Mobil dalam Kondisi Cuaca Berkabut

Mengendarai mobil dalam kondisi cuaca berkabut sangatlah berbahaya, karena jarak bebas pandang kita akan sangat berkurang. Agar anda tetap aman ketika mengemudi di saat kabut, DuniaLaki akan berbagi lima tips sederhana berikut ini:

1. Perlambat Laju Kendaraan

Jika Anda tidak dapat melihat dengan jelas jalan di depan anda, entah karena kabut, kaca berembun atau hujan deras, segera perlambat laju kendaraan anda. Berpatokanlah pada jarum di speedometer mobil Anda sebagai panduan untuk mengatur laju kecepatan kendaraan Anda. Jika hanya berpatokan kepada filling anda untuk mengatur laju kendaraan, seringkali kecepatan kendaraan anda akan melebihi kecepatan maksimal yang dianjurkan ketika jarak bebas pandang sangat minim.


2. Jangan Gunakan Lampu Jauh.

Ketika jarak pandang sangat terbatas karena tertutup kabut, penggunaan lampu jauh atau lampu sorot tinggi sangatlah beresiko. Ketika mengendarai mobil dalam kondisi kabut, lampu jauh ini akan semakin mengganggu jarak pandang anda, karena cahaya yang tinggi akan memantulkan kabut sehingga hal itu dapat membuat jalan di depan akan semakin tidak bisa kelihatan.

3. Manfaatkan Lampu Kabut.

Jika mobil anda memiliki folk lamp atau lampu kabut depan, maka lampu kabut tersebut akan dapat membantu menerangi jalan di depan anda dan sekaligus akan membuat mobil Anda lebih terlihat oleh pengemudi lain yang berlawanan arah dengan anda. Pada beberapa mobil, lampu kabut juga terdapat pada bagian belakang, fungsinya adalah untuk membantu pengendara mobil lain yang mengikuti Anda untuk lebih melihat mobil Anda dari jarak yang lebih jauh.

4. Manfaatkan Garis Sisi Kiri

Ketika anda mengemudikan mobil saat berkabut, gunakan trotoar sebelah kiri jalan sebagai panduan. Atau dalam beberapa kondisi jalan yang tidak memiliki trotoar, anda dapat memanfaatkan garis putih pada bagian kiri jalan raya. Dalam beberapa kasus, jalan di indonesia terkadang tidak memiliki garis jalan sebelah kiri, mungkin karena terhapus atau belum di cat, untuk itu, gunakan garis putih yang dicat di bagian tengah jalan sebagai panduan. Akan tetapi jika berpatokan pada garis tengah tersebut, anda harus berhati-hati karena bisa saja kendaraan yang berlawanan arah akan mengambil patokan yang sama dengan anda.

5. Hindari Berhenti di Jalan.

Jika anda tidak dapat melihat sama sekali karena kabut, hindari menghentikan kendaraan anda di jalan raya. Berhenti di jalan akan membuat resiko ditabrak dari belakang akan semakin besar. Perlambat laju kendaraan sampai anda menemukan tempat yang aman untuk memarkirkan kendaraan anda menepi dan keluar dari jalan raya dan matikan lampu Anda. Membiarkan lampu menyala akan menyebabkan pengendara lain berpikir bahwa anda masih berada pada jalur jalan raya, hal ini dapat memicu tabrakan.

You May Also Like

Leave a Reply

Enjoy this blog? Please spread the word :)